Bolehkah Pasien Penyakit Asam Lambung Mendapatkan Vaksin Covid

Written by Bobi on May 28, 2020 in Bisnis Marketing with no comments.

Selanjutnya, tenaga kesehatan penerima vaksinasi diminta mengirimkan enam angka terakhir nomor induk kependudukan untuk mendaftar dan tenaga kesehatan akan menerima konfirmasi lokasi vaksinasi. Manfaat vaksin COVID-19 tidak hanya untuk sektor kesehatan, tetapi juga sektor ekonomi dan sosial. Jika sebagian besar masyarakat sudah memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik untuk melawan penyakit COVID-19, kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat bisa kembali seperti sediakala. Namun ingat, pandemi Covid-19 belum akan berakhir meski ada vaksin Covid-19. Masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin virus corona diminta tetap menjalankan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

Oleh sebab itu bagi masyarakat yang telah divaksin tetap harus menerapkan protokol kesehatan meskipun secara ilmiah mereka telah memiliki kekebalan secara individual. “Tetapi untuk protokol kesehatan tetap harus dilakukan sebelum dinyatakan masyarakat tersebut kebal secara keseluruhan,” pungkasnya. Dosis pemberian vaksin corona untuk setiap vaksin jumlahnya berbeda-beda. Hal tersebut juga diatur melalui petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi dalam penanggulangan pandemi COVID-19. Layanan ini bertujuan mempermudah penerima vaksinasi Covid-19 melakukan registrasi di mana pun. Sementara itu, registrasi melalui WA tersebut hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan.

Dia mengklaim pemerintah tidak mungkin mendatangkan vaksin yang tidak aman. Dalam pasal keempat Keputusan Menkes tersebut, memang tertulis bahwa Menkes dapat melakukan perubahan jenis vaksin Covid-19 berdasarkan rekomendasi dari ITAGI atau KPCPEN. “Tentunya dengan informasi satu information ini, akan mencatat barcode dari jenis-jenis vaksin yang didapatkan dari masing-masing orang,” tambah dia. Untuk menciptakan herd immunity, masyarakat harus disuntik vaksin sebanyak dua kali dengan selang waktu yang berbeda. Budi juga mengatakan bahwa saat ini sudah terdapat beberapa provinsi cukup maju dalam melakukan program vaksinasi COVID-19. Cara kerja vaksin Sinopharm seperti vaksin lain yang berbahan virus inaktif.

Kelompok pertama yang diprioritaskan mendapatkan vaksinasi adalah, paramedis, TNI, Polri, aparat hukum, dan pelayanan publik sebanyak 3,four juta orang dengan complete kebutuhan 6,9 juta dosis. Kemudian kelompok kedua adalah masyarakat, tokoh agama, daerah, kecamatan, RT/RW sebanyak 5,6 juta orang, dengan kebutuhan vaksin eleven juta dosis. Setelah itu, pada 14 Januari 2021 progam vaksinasi berlanjut untuk kelompok pertama yang diprioritaskan mendapat vaksin.

Dimana kita bisa mendapatkan vaksin

Kemudian wakil rakyat, pedagang pasar, pejabat pemerintah, ASN, petugas transportasi publik, atlet dan tokoh agama. Sementara untuk vaksinasi tenaga publik, Mimi mengungkapkan saat ini sudah berjalan di Riau. “Jadi untuk Nakes yang kemarin sempat tertunda karena alasan kesehatan yang belum memungkinkan, saat ini mereka melaksanakan vakasinasinya bersamaan dengan lansia dan pelayan publik yang saat ini sedang berjalan,” ujarnya. Lalu bagaimana cara masyarakat untuk bisa mendapatkan vaksin covid-19 secara gratis ini. Anda juga bisa mendapatkan information lengkap seputar fasilitas kesehatan rujukan dan tes PCR di Pusat Informasi COVID-19 Klikdokter.

Selain dengan aplikasi Halodoc, kamu bisa mendapatkan layanan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan dan didukung Entrasol. Apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata di suatu daerah maka akan terbentuk kekebalan kelompok . Dia pun meminta masyarakat Indonesia untuk belajar dari vaksinasi cacar tersebut. Sehingga, menurutnya masyarakat tidak perlu lagi mengkhawatirkan keamanan vaksin Covid-19.

Vaksinasi sebagai upaya pencegahan primer yang sangat handal mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi. Dengan prosedur vaksinasi yang benar diharapkan akan di peroleh kekebalan yang optimal, penyuntikan yang aman dan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi yang minimal. Proses vaksinasi di Jakarta sudah berjalan sejak 15 Januari 2021 lalu. Pelaksanaannya dibagi menjadi empat tahapan berdasarkan skala prioritas penerima vaksin Covid-19. Selang waktu antara pemberian suntikan vaksin dosis pertama dengan suntikan dosis kedua adalah 14 hari. Meskipun demikian, masih banyak masyarakat yang belum tahu apakah mereka sudah terdaftar sebagai penerima vaksin atau belum.

Comments are closed.